Perspektif Masyarakat terhadap Kecurangan Takaran dan Kenaikan Harga Minyakkita (Studi Kasus Desa Pabuaran, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi)

Penulis

  • Lulu Intani Latifah Nusa Putra University
  • Neng Dede Hapidah

Kata Kunci:

Minyak Kita, Harga Minyak Goreng, Kecurangan Takaran, Perspektif Masyarakat, Studi Kasus

Abstrak

Minyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat Indonesia, sehingga fluktuasi harga dan ketersediaannya sangat memengaruhi kehidupan sehari-hari. Salah satu program pemerintah untuk menjaga stabilitas harga adalah peluncuran MinyakKita, minyak goreng kemasan rakyat dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Namun, di lapangan ditemukan kecurangan dalam takaran serta harga jual yang melebihi ketentuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perspektif masyarakat terhadap kenaikan harga dan kecurangan takaran MinyakKita, serta dampaknya terhadap konsumsi rumah tangga dan usaha kecil di Desa Pabuaran, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap lima informan yang terdiri dari ibu rumah tangga dan pedagang sembako. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat memiliki persepsi negatif terhadap praktik kecurangan tersebut. Kenaikan harga dan pengurangan takaran berdampak pada meningkatnya pengeluaran rumah tangga serta menurunnya minat beli konsumen. Di sisi lain, pedagang mengalami penurunan pendapatan akibat konsumen enggan membeli dalam jumlah besar. Masyarakat berharap pemerintah meningkatkan pengawasan dan ketegasan dalam menindak pelaku kecurangan. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya peran aktif pemerintah serta edukasi bagi masyarakat agar lebih kritis dalam memilih produk kebutuhan pokok.

Unduhan

Diterbitkan

14-07-2025