Pengaruh Financial Distress PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) terhadap Perekonomian Nasional
Kata Kunci:
financial distress, Sritex, Industri Tekstil, Tenaga Kerja, Investor Asing, Perekonomian NasionalAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kondisi financial distress yang dialami oleh PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) terhadap perekonomian nasional, khususnya pada sektor tekstil, ketenagakerjaan, dan persepsi investor asing. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan desain deskriptif dan asosiatif, yang bertujuan menggambarkan fenomena serta menguji hubungan antarvariabel. Data diperoleh melalui kuesioner terhadap perusahaan tekstil, tenaga kerja, dan investor asing, serta dokumentasi sekunder dari laporan keuangan dan lembaga pemerintah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial distress Sritex berdampak negatif secara signifikan terhadap penurunan penjualan perusahaan tekstil lain (β = -0.42, p < 0.05), gangguan rantai pasok, serta penurunan stabilitas kerja. Sebanyak 60% pekerja mengalami pengurangan jam kerja dan 45% mengalami penurunan pendapatan, dengan skor rasa aman kerja rata-rata hanya 2,7. Sementara itu, 80% tenaga kerja yang terkena PHK belum kembali bekerja, dan dukungan pelatihan dari pemerintah masih minim. Regresi logistik menunjukkan bahwa pendidikan dan keterampilan meningkatkan peluang kembali bekerja (OR = 2,3). Dari sisi investasi, 50% investor asing menunda ekspansi, dan skor risiko industri mencapai 4,1 dari 5, mengindikasikan meningkatnya ketidakpercayaan terhadap sektor tekstil nasional. Penelitian ini menegaskan pentingnya intervensi pemerintah dalam bentuk stimulus dan pelatihan tenaga kerja, serta perlunya diversifikasi dan peningkatan transparansi dalam tata kelola perusahaan besar untuk menjaga kepercayaan investor dan stabilitas ekonomi nasional.

