Profitabilitas, Likuiditas, dan Leverage dalam Memprediksi Financial Distress: Pendekatan Zmijewski Score
Kata Kunci:
Profitabilitas, Liquiditas, Leverage, Financial DistressAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, likuiditas, dan leverage terhadap financial distress pada perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021–2023. Financial distress merupakan kondisi di mana perusahaan mengalami tekanan keuangan yang dapat mengarah pada kebangkrutan apabila tidak segera ditangani. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Teknik analisis data dilakukan
menggunakan metode Zmijewski Score untuk mengukur tingkat financial distress, yang selanjutnya dianalisis menggunakan regresi logistik. Sampel penelitian terdiri dari 39 perusahaan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, profitabilitas (ROA), likuiditas (CR), dan leverage (DER) berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Namun secara parsial, hanya likuiditas yang memiliki pengaruh signifikan positif terhadap financial distress.
Sementara itu, profitabilitas dan leverage tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan.Temuan ini mengindikasikan bahwa perusahaan dengan rasio likuiditas yang tinggi justru memiliki kecenderungan lebih besar mengalami financial distress, yang dapat mengarah pada masalah efisiensi penggunaan aset lancar atau pengelolaan kas yang tidak optimal. Oleh karena itu, manajemen perusahaan perlu lebih memperhatikan pengelolaan likuiditas dan struktur pendanaan guna meminimalkan risiko krisis keuangan di masa mendatang.

