Analisis Pengaruh Beban Ekonomi akibat Disrupsi Distribusi Gas LPG 3 Kg Bersubsidi pada Golongan Rumah Tangga Berpenghasilan Rendah (MBR) di Sukabumi
Kata Kunci:
Subsidi LPG 3kg, Disrupsi Subsidi, Beban ekonomi, Rumah Tangga Berpenghasilan Rendah, Kebijakan Energi, SukabumiAbstrak
Program subsidi gas LPG 3kg dirancang untuk meringankan beban ekonomi rumah tangga berpenghasilan rendah (MBR) di Indonesia, namun distribusinya masih menghadapi berbagai tantangan seperti penyalahgunaan, lemahnya pengawasan, dan praktik penimbunan yang menyebabkan subsidi tidak tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak disrupsi distribusi LPG 3kg bersubsidi terhadap beban ekonomi rumah tangga MBR di Sukabumi serta mengidentifikasi faktor penyebab utama dan solusi kebijakan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sebanyak 100 rumah tangga MBR dipilih dengan menggunakan Rumus Slovin sebagai responden, dengan data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas rumah tangga MBR mengalami kesulitan memperoleh LPG 3kg, yang berdampak pada peningkatan pengeluaran, perubahan pola konsumsi energi, dan tekanan psikologis. Disrupsi distribusi terutama dipicu oleh lemahnya pengawasan, praktik penimbunan, serta sistem
pendataan subsidi yang belum optimal.

