Pengaruh Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap Harga Saham Perusahaan Sektor Energi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2022-2023
Kata Kunci:
Harga Saham, Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Debt to Equity Ratio (DER), Perusahaan Sektor Energi, Bursa Efek IndonesiaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap harga saham perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022–2023. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode regresi linear berganda berdasarkan data sekunder dari laporan keuangan tahunan 64 perusahaan sektor energi yang memenuhi kriteria purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, ROE berpengaruh positif signifikan terhadap harga saham, sementara DER dan ROA berpengaruh negatif signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa investor lebih menghargai efisiensi penggunaan ekuitas dibandingkan efisiensi aset atau tingkat leverage dalam menilai kinerja perusahaan sektor energi. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap harga saham dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,980, yang berarti 98% variasi harga saham dapat dijelaskan oleh ROA, ROE, dan DER. Penelitian ini menegaskan pentingnya analisis fundamental dalam pengambilan keputusan investasi, khususnya di sektor energi yang memiliki karakteristik padat modal dan sensitif terhadap fluktuasi pasar.

