Analisis Faktor-Faktor yang Meningkatkan Risiko Financial Distress pada Perusahaan Ritel di Indonesia
Kata Kunci:
Financial distress, Perusahaan ritel Indonesia, CR, DER, ROE, PDB, IR, Disrupsi DigitalAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang meningkatkan risiko financial distress pada perusahaan ritel di Indonesia, baik dari aspek internal maupun eksternal. Dengan pendekatan kajian literatur sistematis dan analisis deskriptif komparatif terhadap studi-studi terdahulu, penelitian mengidentifikasi bahwa faktor mikroekonomi seperti Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), dan Return on Equity (ROE) berperan signifikan dalam memengaruhi ketahanan keuangan perusahaan. Selain itu, faktor makroekonomi seperti pertumbuhan PDB dan suku bunga, serta disrupsi digital seperti perkembangan e-commerce, turut memberikan dampak kritis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa likuiditas (CR) dan profitabilitas (ROE) secara konsisten mengurangi risiko financial distress, sementara DER menunjukkan hasil yang tidak konsisten. Perubahan pola konsumsi pasca pandemi dan dominasi e-commerce juga memperburuk tekanan finansial pada ritel
konvensional. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen, investor, dan regulator dalam merumuskan strategi adaptif untuk menghadapi tantangan di sektor ritel.

