Pengaruh Penerapan Green Accounting dan Volume Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) pada Perusahaan Sektor Pertambangan yang Terdaftar di BEI pada Tahun 2021 - 2023 terhadap Keberlanjutan Lingkungan
Kata Kunci:
Green Accounting, Emisi Gas Rumah Kaca, Keberlanjutan Lingkungan, PROPERAbstrak
Penelitian ini menganalisis pengaruh penerapan green accounting dan volume emisi gas rumah kaca (GRK) pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di BEI pada tahun 2021 - 2023 terhadap keberlanjutan lingkungan, sejalan dengan upaya Indonesia untuk mengurangi emisi GRK demi pembangunan berkelanjutan. Dengan pendekatan kuantitatif, analisis ini menggunakan regresi linier berganda dengan data dari laporan keberlanjutan dan peringkat PROPER. Meskipun model ini lulus uji asumsi klasik, menunjukkan tidak adanya pelanggaran, uji regresi menunjukkan bahwa baik implementasi Akuntansi Hijau maupun emisi GRK tidak secara signifikan mempengaruhi keberlanjutan lingkungan di perusahaan-perusahaan tersebut. Akibatnya, studi ini menyarankan bahwa meskipun pelaporan lingkungan telah diterapkan, integrasinya ke dalam strategi keberlanjutan masih kurang optimal. Temuan ini memberikan wawasan untuk meningkatkan praktik Akuntansi Hijau dan manajemen emisi di industri pertambangan Indonesia, serta membimbing keputusan pemerintah dan korporasi dalam meningkatkan langkah-langkah keberlanjutan lingkungan.

