Dampak Hiperinflasi Zimbabwe Tahun 2020

Penulis

  • Tiara Rahayu Nusa Putra University
  • Astou Janha Nusa Putra University

Kata Kunci:

Hiperinflasi, Zimbabwe, Kebijakan Moneter, Stabilitas Ekonomi, Sektor Informal

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak hiperinflasi yang terjadi di Zimbabwe pada tahun 2020 terhadap perekonomian negara tersebut. Hiperinflasi ini dipicu oleh berbagai faktor, termasuk ketidakseimbangan fiskal, pencetakan uang yang berlebihan oleh bank sentral, dan menurunnya kepercayaan terhadap mata uang lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mengkaji data sekunder dari laporan pemerintah, publikasi internasional, dan artikel ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hiperinflasi berdampak signifikan terhadap daya beli masyarakat, nilai tukar mata uang, serta stabilitas ekonomi secara keseluruhan. Selain itu, sektor formal mengalami kontraksi drastis sementara sektor informal berkembang pesat sebagai respons terhadap ketidakstabilan ekonomi. Studi ini juga menyoroti kegagalan kebijakan moneter dan fiskal pemerintah dalam mengendalikan inflasi serta pentingnya reformasi institusional untuk mengembalikan stabilitas ekonomi. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya strategi ekonomi yang lebih kredibel dan transparan guna memulihkan kepercayaan publik dan investor terhadap sistem keuangan Zimbabwe.

Unduhan

Diterbitkan

14-07-2025