PENGARUH PERISTIWA PENETAPAN UU CIPTA KERJA TERHADAP RETURN, ABNORMAL RETURN, TRADING VOLUME ACTIVITY, DAN SECURITY RETURN VARIABILITY (Studi kasus pada perusahaan Bank BUMN yang terdaftar di indeks LQ45)

Penulis

  • Ade Fitria Herlina
  • Heliani M.Ak

Abstrak

Pasar modal merupakan tempat berkumpulnya para pelaku bisnis dan organisasi lain (misalnya premerintah) yang membutuhkan crowdfunding untuk tumbuh, berkembang, menambah modal kerja dan sejenisnya, dengan orang-orang yang ingin menanamkan modalnya. Omnibus Law merupakan sebuah peraturan baru yang dibuat oleh pemerintah dan digadangkan sebagai satu peraturan yang bisa merangkum sekitar 80 Undang-Undang lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis reaksi pasar modal Indonesia terhadap return saham, abnormal return asham, trading volume activity, dan secutiry return variability antara sebelum dan sesudah terjadinya peristiwa pengesahan UU Cipta Kerja pada peusahaan perbankan khususnya yang terdaftar di indeks LQ45. Penelitian ini menggunakan teknik penelitian yang bersifat kuantitatif. Desain penelitian yang diambil dalam penelitian ini adalah Event Study, metode event study ini digunakan untuk mengetahui apakah ada perubahan harga saham yang meningkat atau menurun sebelum dan setelah kejadian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan rata-rata return, abnormal, trading volume activity, serta security return variability pada perusahaan bank BUMN yang terindeks LQ45 sebelum dan sesudah terjadinya peristiwa penetapan UU Cipta kerja. Hal ini disebabkan karena kurang pekanya respon pasar modal terhadap peristiwa penetapan UU Cipta Kerja ini.

Unduhan

Diterbitkan

19-01-2023