Pemaknaan Uang dan Praktik Pencatatan Keuangan dalam Membentuk Resiliensi dan Keberlangsungan Usaha pada Pelaku UMKM: Studi Fenomenologi
Kata Kunci:
Pemaknaan Uang, Praktik Pencatatan Keuangan, Resiliensi Usaha, Keberlangsungan Usaha, UMKMAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pelaku UMKM memaknai uang serta bagaimana pemaknaan tersebut membentuk praktik pencatatan keuangan, resiliensi usaha, dan keberlangsungan bisnis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap tiga pelaku UMKM di Kota dan Kabupaten Sukabumi yang bergerak di bidang konveksi seragam sekolah, kerajinan batik, dan sablon printing. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang didukung perangkat lunak NVivo 15. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uang dimaknai tidak hanya sebagai modal usaha, tetapi juga sebagai sumber keamanan finansial, nilai sosial, dan keberlanjutan bisnis. Pemaknaan tersebut membentuk praktik pencatatan keuangan yang berkembang dari sistem sederhana hingga digital sesuai kebutuhan usaha. Selain itu, pengelolaan keuangan yang efektif memperkuat resiliensi usaha melalui pengendalian pengeluaran, pengelolaan modal, penyediaan dana cadangan, reinvestasi keuntungan, serta kemampuan beradaptasi terhadap ketidakpastian bisnis. Temuan penelitian menegaskan bahwa keberlangsungan UMKM terbentuk melalui interaksi antara pemaknaan uang, praktik financial control, dan kapasitas adaptif pelaku usaha.

