Pengaruh Fraud Triangle terhadap Deteksi Kecurangan Laporan Keuangan pada Perusahaan Manufaktur
Kata Kunci:
Fraud Triangle, Kecurangan Laporan Keuangan, Beneish M-Score, Return on Assets, Komisaris Independen, Pergantian AuditorAbstrak
Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh elemen fraud triangle yang diproksikan melalui target keuangan, pengawasan tidak efektif, dan pergantian auditor terhadap kecurangan laporan keuangan. Populasi penelitian meliputi perusahaan manufaktur sektor basic material di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022–2025. Berdasarkan metode purposive sampling, diperoleh total sampel sebanyak 64 data observasi. Elemen tekanan diukur melalui Return on Assets (ROA), kesempatan diukur dengan proporsi dewan komisaris independen (BDOUT), dan rasionalisasi diukur dengan pergantian auditor (AUDCHANGE), sedangkan kecurangan dideteksi menggunakan model Beneish M-Score. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa target keuangan (ROA) berpengaruh signifikan dengan arah negatif terhadap kecurangan laporan keuangan. Sebaliknya, pengawasan tidak efektif (BDOUT) dan pergantian auditor (AUDCHANGE) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap tindakan kecurangan laporan keuangan pada sampel perusahaan yang diteliti.

