Pengaruh Laporan Arus Kas dan Laba Akuntansi terhadap Tingkat Likuiditas pada Perusahaan Sektor Industri Dasar dan Kimia Tahun 2021–2025

Penulis

Kata Kunci:

likuiditas, arus kas operasi, laba akuntansi, industri dasar dan kimia, regresi linier berganda

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh laporan arus kas (diproksikan dengan arus kas dari aktivitas operasi) dan laba akuntansi (laba bersih setelah pajak) terhadap tingkat likuiditas (diukur dengan current ratio) pada perusahaan sektor industri dasar dan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2025. Populasi penelitian adalah seluruh perusahaan sektor industri dasar dan kimia. Sampel ditentukan menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh 54 perusahaan dengan total 270 observasi laporan keuangan tahunan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, autokorelasi), analisis regresi linear berganda, uji t, dan koefisien determinasi dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial arus kas operasional tidak berpengaruh signifikan terhadap likuiditas (sig. 0,762 > 0,05) dan laba akuntansi juga tidak berpengaruh signifikan (sig. 0,438 > 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) hanya sekitar 0,4%, yang berarti hampir seluruh variasi likuiditas dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Implikasi penelitian ini adalah manajemen perusahaan sebaiknya lebih fokus pada pengelolaan modal kerja seperti piutang dan persediaan, sementara investor dan kreditur tidak cukup hanya mengandalkan informasi arus kas atau laba tetapi perlu menganalisis rasio likuiditas secara langsung.

Unduhan

Diterbitkan

13-07-2026