Pengaruh Literasi Keuangan dan Impulsive Buying terhadap Pengelolaan Keuangan
Kata Kunci:
Literasi Keuangan, Impulsive Buying, Pengelolaan Keuangan, Mahasiswa, Perilaku KeuanganAbstrak
Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola konsumsi mahasiswa menjadi lebih praktis melalui kemudahan akses e-commerce, dompet digital, dan layanan paylater. Namun, kemudahan tersebut juga berpotensi meningkatkan perilaku konsumtif dan pembelian impulsif yang dapat memengaruhi kemampuan mahasiswa dalam mengelola keuangan pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan impulsive buying terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research. Populasi penelitian adalah mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Nusa Putra yang berstatus aktif pada tahun akademik 2025/2026, dengan sampel sebanyak 151 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan melalui uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas) serta analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan, sedangkan impulsive buying berpengaruh signifikan. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan dengan kontribusi sebesar 22,6%. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan literatur perilaku keuangan serta menjadi bahan pertimbangan bagi perguruan tinggi dalam meningkatkan literasi keuangan dan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat.

