Pengaruh Pengungkapan Green Accounting terhadap Reaksi Pasar Modal Perusahaan Sektor Energi di Bursa Efek Indonesia Periode 2022–2024
Kata Kunci:
Akuntansi Hijau, Pasar Modal, Sektor EnergiAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh green accounting terhadap reaksi pasar modal pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022-2024. Green accounting diukur menggunakan dua indikator, yaitu biaya lingkungan dan total konsumsi energi, sedangkan reaksi pasar modal diukur menggunakan cumulative abnormal return (CAR). Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan tahunan, laporan keberlanjutan, dan data harga saham. Sampel terdiri dari 20 perusahaan yang dipilih melalui purposive sampling, menghasilkan 60 observasi (20 perusahaan × 3 tahun). Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi data panel dengan Common Effect Model (CEM) setelah melalui uji Chow, dibantu dengan software EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green accounting (biaya lingkungan dan total konsumsi energi) secara parsial maupun simultan tidak berpengaruh signifikan terhadap reaksi pasar modal (CAR). Hal ini mengindikasikan bahwa investor cenderung lebih memprioritaskan informasi keuangan fundamental perusahaan, seperti profitabilitas dan arus kas, dibandingkan informasi lingkungan seperti green accounting dalam pengambilan keputusan investasi.

